John Maple

Berita


pemancing
Seorang anak kecil sangat bersemangat dalam memancing ikan lele. Sampai ada seorang anak yang beradu mulut hanya karena untuk mendapatkan tempat yang nyaman untuk memancing.


Salah satu anak kecil yang mendapatkan ikan lele yang lumayan besar besar. Anak tersebut mancing di lokasi itu sejak jam 06.00 WIB, anak itu begitu sabar dalam menunggu umpanya di makan oleh ikan.


Ada seekor ikan lele besar yang di dapatkan oleh salah satu pemancing. Begitu hebatnya gerakan ikan yang menggeliat. Sehingga ikan itu harus lepas, karena senar yang digunakan putus.

Ini merupakan beberapa orang yang suka mancing, mereka rela berdiri di tempat panas hanya untuk mendapatkan ikan lele. Mereka sedang mancing dibawah Jembatan Garuda.


Anak anak yang sedang melihat dari Jembatan Garuda. Untuk melihat orang yang memancing di bawah Jemabatan Garuda. Mereka penasaran ada apa dibawah sana..
Organ Intim Perlu Juga Dirawat low!!!
Sebagai kaum wanita, kita perlu lo merawat organ intim kita eh malah sudah menjadi suatu keharusan. Mengapa sih? Ya tentu dong karena kalau perawatannya salah, maka yang didapat bukan manfaatnya. Nah lo! Hal ini karena organ tubuh merupakan area tubuh yang paling sensitive apalagi juga sebagai salah satu daya tarik seksual (eh… ini hanya untuk yang sudah punya suami aja). Mengingat letaknya di permukaan tubuh dan bersebelahan dengan anus (merupakan alat pembuangan kotoran) maka organ intim amat rentan terhadap penyakit yang merugikan bahkan sampai mematikan (hi.. takut juga ya).

Ada hal-hal yang sering luput dari perhatian kita sehingga meskipun sudah mendapat informasi mengenai langkah-langkah perawatan, ada perlakuan salah yang dilakukan, seperti :

1. Air cebok

Memang benar sih sesudah kita buang air kecil dan buang air besar wajib cebok. Namun jangan lupa perhatikan air yang dipakai untuk cebok, apakah terkontaminasi kotoran dan bibit penyakit atau tidak. Sehingga apabila kita berada di tempat umum, sebaiknya hindari air dalam bak mandi atau ember. Labih baik dengan air yang mengalir langsung dari kran atau semisalnya.

2. Menggunakan sabun

Boleh-boleh saja menggunakan sabun untuk membersihkan alat kelamin namun hindari penggunaan sabun mandi apalagi sabun untuk mencuci baju. Gunakan aja cairan khusus untuk mencuci alat kelamin atau sabun tertentu dengan kadar pH-nya antara 4-5. Jangan keseringan dengan sabun pH tinggi karena bisa mengakibatkan kulit kelamin cepat mengalami keriput. Jadi jangan heran kalau di usia muda tapi kulit sekitar alat kelaminnya sudah seperti nenek-nenek! (siapa yang mau?)

3. Menggosok-gosok

Jangan menggosok-gosok terlalu kuat karena akan memperparah keadaan, karena akan berakibat pembengkakan atau perlukaan. Apalagi mambasuh dengan air panas malah berakibat iritasi dan peradangan.

4. Lecet

Jangan anggap remeh apabila terjadi lecet-lecet pada alat kelamin. Perlu dilakukan penanganan dengan membersihkannya secara teratur dengan air steril tanpa sabun misal air mineral. Bila perlu segera mungkin periksa ke dokter.

5. Keluhan Gatal

Jangan menggaruk-garuk alat kelamin segatal apapun dan membasuhnya dengan air hangat hanya sementara waktu menghilangkan keluhan gatal tersebut. Yang terjadi malah tambah merah sementara rasa gatal semakin menjadi-jadi. Terus gimana dong kalau tidak kuat dengan rasa gatalnya? Sebenarnya yang benar dengan mengompres menggunakan air es. Dengan begitu pembuluh darah di daerah ini akan menciut, hingga warna merah alan berkurang dan rasa gatal pun hilang. Baik juga mengompres dengan rebusan air sirih yang sudah dingin atau menggunakan PK yang harus dicampur air dingin, namun harus diingat dosisnya. Untuk cairan PK yang pekat (konsentrasi 5%) diencerkan dengan air dingin. Satu sendok teh bisa untuk campuran air seember ukuran sedang. Sedang untuk PK yang berbentuk kristal, konsentrasinya kurang lebih sama yaitu 1/10.000. Apabila dosis tidak tepat bisa jadi malah membakar kulit dan membuatnya kering berwarna kecoklatan.

6. Mengenakan celana jins/ketat

Mengenakan celana jins/ketat bagi setiap orang tidak ada yang melarang. Namun perlu diingat bahwa sebaiknya jangan banyak berkeringat pada saat mengenakannya. Kalau sampai berkeringat ya lebih baik ganti agar keringat yang mengandung zat lemak tidak terjebak di daerah alat kelamin yang mengakibatkan jamur yang menempel di kulit, termasuk sekitar alat kelamin. Maka bila beraktivitas sepanjang hari menggunakan celana jins atau celana ketat, sebaiknya sepanjang malam saat santai di rumah cukup kenakan pakaian santai tanpa menggunakan celana dalam agar sirkulasi udara maupun darah dalam pembuluh-pembuluh darah di daerah organ intim kembali lancar, hingga meminimalkan suburnya jamur di situ.

7. Penggantian celana dalam

Sedikitnya perlu mengganti celana dalam 2 kali sehari. Bahkan jika mobilitas cukup tinggi hingga sering berkeringat, bisa ganti sampai 3-4 kali sehari. Gunakan aja celana dalam yang bahan dasarnya katun agar menyerap keringat dan mempunyai lubang-lubang ventilasi.

8. Penggunaan pantyliner

Penggunaan pantyliner sebagai pengaman pasca atau menjelang menstruasi dan setelah hubungan intim, tidak dilarang kok. Namun setiap habis buang air kecil maupun buang air besar jangan lupa ganti pantylinernya lo!. Kalau tidak, cairan yang tertampung di situ akan membuat alat kelamin jadi terlalu lembab sehingga bisa menyuburkan tumbuhnya jamur di situ. Jadi, sebaiknya tidak menggunakan secara terus menerus agar tidak terjadi infeksi jamur atau bakteri.

9. Naik sepeda atau sepeda motor

Aktivitas ini sangat berpotensial untuk menimbulkan lecet di alat kelamin maupun di selangkangan. Jadi jangan lupa memakai celan khusus bersepeda. Paling tidak lembut, nyaman, tidak ketat, terbuat dari katun hingga mampu menyerap keringat

10. Mencukur rambut kemaluan atau bulu pubis

Memang tidak harus setiap wanita mencukur bulu pubisnya kecuali yang memiliki bulu pubis extralebat. Lo kenapa harus dicukur? Sebab bulu pubis yang extralebat bisa menjebak keringat tertahan di daerah sekitar organ intim dan menjadi kegemaran jamur untuk berkembang biak. Tapi tidak perlu sampai cukur habis, cukup yang berbatasan dengan bibir kelamin. Sebab selain sebagi salah satu daya tarik seksual, bulu pubis juga sebagai pelindung alat kelamin.

Wah ternyata memang banyak yang perlu kita perhatikan ya agar kesehatan dan kebersihan tubuh kita terutama daerah organ intim kita tetap terjaga. Yok, jangan lupa ya!!!!

(sumber: dr Maria Dwikarya, Sp.KK, tabloid Nakita)

3 Tanggapan to "Berita"

Hei jh0n. .bkin puisi sndri y?

iyaw nih, tapi aku pingin banget buat yang lebih seru lagi,
ya buat kau puisi sebagai wujud isi hatiku,, hehehe…..

mang kamu suka ya ma puisi??

hay cakep blog kamu bagus amat, kamu pinter amat sih bikin yang kayak gni kau suka deh ma co yang kayak kamu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Contact Person

Jhon Maple

Juni Eko Kuncoro 085725476726

jek.100webspace.net

Daftar Pengunjung

Visitor

free counters

Patner

Check Page Rank of any web site pages instantly:
This free page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service
ilmuwebsite.com
ilmuwebsite.com

tutorial ilmu grafis indonesia
ilmugrafis indonesia

Info-Berita Cas Cus

O’clock

Calender Hijriah

favorit

RSS Olah raga

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Berita Terkini

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Detik.com

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Sekilas info

RSS Selebrity Info

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kalender

Desember 2016
S S R K J S M
« Jun    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Bergabunglah dengan 2 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: